Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Oktober 2010

Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris

Halo Sobat, Ketemu lagi di blog saya "http://fortive.blogspot.com/" kali ini kita akan membahas tentang Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris yang sangat menarik untuk anda baca dan pelajari. semoga dengan artikel Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris yang telah saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Langsung saja, bacalah artikel berikut :


Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris

Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris - dapat anda baca secara lengkap dan jelas di bawah ini :

Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris


At one time, there lived a family of fishermen in the coastal area of ​​Sumatra. The family consists of father, mother and a son named Malin Kundang. Because the family's financial situation is alarming, the father decided to make a living in the country by wading across the wide ocean. So Malin and his mother lived in their huts. A week, two weeks, a month, two months even a year over the length, Malin's father also did not return to his hometown. So that his mother had to replace Malin's father to make a living.


Malin including a smart kid but a bit naughty. He often chasing chickens and hit him with a broom. One day, when Malin was chasing chickens, she tripped over a rock and injured his right arm hit by stones. The wound became etched dilengannya and can not be lost.
After growing up, Malin Kundang feel sorry for her mother who worked hard for a living to raise themselves. He thought to make a living in the country side in hopes of later on when returning home, she was already a wealthy man. Malin interested in the invitation of a merchant ship captain who was once poor now become a wealthy man. Malin Kundang expressed intention to her mother.
His mother was originally less agrees with the intent Malin Kundang, but due to hold urgent Malin, Malin Kundang mother finally agreed though with a heavy heart. After preparing the supplies and equipment to taste, Malin head over to the dock with escorted by her mother. "My son, if you have succeeded and become affluent, do not you forget about your mother and halamannu this village, son," said Ms. Malin Kundang while in tears. Malin ridden ships that increasingly distant, accompanied by Ms. Malin Kundang wave. During their stay in the boat, Malin Kundang lot to learn about seamanship on the crew that have been experienced. Along the way, suddenly climbed Malin Kundang ships were attacked by pirates. All the commodities traders who were on the ship seized by pirates. Even most of the crew and people on the ship were killed by the pirates.
Malin Kundang very lucky he was not killed by the pirates, because when it happened, Malin immediately hid in a small space enclosed by the timber. Malin Kundang adrift amid the sea, until finally the ship was stranded on a beach. With the remaining power available, Malin Kundang walked to the nearest village from the coast. Arriving in the village, Malin Kundang helped by people in the village after previously telling what happened to him. Malin village where stranding is a very fertile village. With tenacity and perseverance in work, Malin gradually managed to become a wealthy man. It has a lot of merchant ships with men of more than 100 people.
After becoming rich, Malin Kundang marry a girl to be his wife. News Malin Kundang who have become wealthy and married to the mother also Malin Kundang. Mother Malin Kundang feel grateful and very happy his son had succeeded. Since then, the mother of Malin Kundang every day go to the dock, waiting for her son might return to his hometown. After a long marriage, Malin and his wife set sail with a large and beautiful ship with crew and a lot of bodyguards.
Malin Kundang mothers who stayed with his son every day, saw a very beautiful ship, into the harbor. He saw two people standing on the deck. He believes that standing was his son and his wife Malin Kundang. Malin Kundang came down from the ship. He was greeted by his mother. Once close enough, his mother saw right dilengan dozen injured people, the more convinced his mother that he was approached Malin Kundang. "Malin Kundang, my son, why did you go so long without sending any news?", She said, hugging Malin Kundang. But what happens then? Malin Kundang immediately release her mother's arms and pushed it down. "Women do not know myself, as my mother's only air admitted," said Malin Kundang to her mother. Malin Kundang pretended not to recognize her mother, embarrassed by her mother who is old and wearing tattered clothes. "She's your mother?", Malin Kundang wife Tanya. "No, he was just a beggar who pretended to be claimed as the mother in order to get my property," Malin said to his wife.
Hearing statement and treated unjustly by his son, Malin Kundang mother very angry. He is not expected her to be a rebellious child. Because of mounting anger, Malin's mother tipped his hand saying "Oh God, if he my son, I sumpahi he became a rock". Not long after the winds roared loud and violent storm destroys the ship came Malin Kundang. After that Malin Kundang body slowly becomes stiff and eventually finally shaped into a rock.

Dengan artikel diatas, saya sebagai author minta maaf jika terjadi kesalahan penulisan, ejaan, danb sebagainya. Terima Kasih karena anda telah membaca artikel Cerita rakyat malin kundang dalam bahasa inggris ini.

Senin, 25 Oktober 2010

Cerita rakyat indonesia keong mas Terbaru

Halo Sobat, Ketemu lagi di blog saya "http://fortive.blogspot.com/" kali ini kita akan membahas tentang Cerita rakyat indonesia keong mas Terbaru yang sangat menarik untuk anda baca dan pelajari. semoga dengan artikel Cerita rakyat indonesia keong mas Terbaru yang telah saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Langsung saja, bacalah artikel berikut :


cerita rakyat indonesia keong mas

Cerita rakyat indonesia keong mas Terbaru ~ dapat anda baca secara lengkap an jelas ceritanya di awah ini :


Cerita rakyat indonesia keong mas


Raja Kertamarta adalah raja dari Kerajaan Daha. Raja mempunyai 2 orang putri, namanya Dewi Galuh dan Candra Kirana yang cantik dan baik. Candra kirana sudah ditunangkan oleh putra mahkota Kerajaan Kahuripan yaitu Raden Inu Kertapati yang baik dan bijaksana.
Tapi saudara kandung Candra Kirana yaitu Galuh Ajeng sangat iri pada Candra kirana, karena Galuh Ajeng menaruh hati pada Raden Inu kemudian Galuh Ajeng menemui nenek sihir untuk mengutuk candra kirana. Dia juga memfitnahnya sehingga candra kirana diusir dari Istana ketika candra kirana berjalan menyusuri pantai, nenek sihirpun muncul dan menyihirnya menjadi keong emas dan membuangnya kelaut. Tapi sihirnya akan hilang bila keong emas berjumpa dengan tunangannya.
Suatu hari seorang nenek sedang mencari ikan dengan jala, dan keong emas terangkut. Keong Emas dibawanya pulang dan ditaruh di tempayan. Besoknya nenek itu mencari ikan lagi dilaut tetapi tak seekorpun didapat. Tapi ketika ia sampai digubuknya ia kaget karena sudah tersedia masakan yang enak-enak. Sinenek bertanya-tanya siapa yang memgirim masakan ini.


Begitu pula hari-hari berikutnya sinenek menjalani kejadian serupa, keesokan paginya nenek pura-pura kelaut ia mengintip apa yang terjadi, ternyata keong emas berubah menjadi gadis cantik langsung memasak, kemudian nenek menegurnya ” siapa gerangan kamu putri yang cantik ? ” Aku adalah putri kerajaan Daha yang disihir menjadi keong emas oleh saudaraku karena ia iri kepadaku ” kata keong emas, kemudian candra kirana berubah kembali menjadi keong emas. Nenek itu tertegun melihatnya.
Sementara pangeran Inu Kertapati tak mau diam saja ketika tahu candra kirana menghilang. Iapun mencarinya dengan cara menyamar menjadi rakyat biasa. Nenek sihirpun akhirnya tahu dan mengubah dirinya menjadi gagak untuk mencelakakan Raden Inu Kertapati. Raden Inu Kertapati Kaget sekali melihat burung gagak yang bisa berbicara dan mengetahui tujuannya. Ia menganggap burung gagak itu sakti dan menurutinya padahal raden Inu diberikan arah yang salah. Diperjalanan Raden Inu bertemu dengan seorang kakek yang sedang kelaparan, diberinya kakek itu makan. Ternyata kakek adalah orang sakti yang baik Ia menolong Raden Inu dari burung gagak itu.


Kakek itu memukul burung gagak dengan tongkatnya, dan burung itu menjadi asap. Akhirnya Raden Inu diberitahu dimana Candra Kirana berada, disuruhnya raden itu pergi kedesa dadapan. Setelah berjalan berhari-hari sampailah ia kedesa Dadapan Ia menghampiri sebuah gubuk yang dilihatnya untuk meminta seteguk air karena perbekalannya sudah habis. Tapi ternyata ia sangat terkejut, karena dari balik jendela ia melihatnya tunangannya sedang memasak. Akhirnya sihirnya pun hilang karena perjumpaan dengan Raden Inu. Tetapi pada saat itu muncul nenek pemilik gubuk itu dan putri Candra Kirana memperkenalkan Raden Inu pada nenek. Akhirnya Raden Inu memboyong tunangannya keistana, dan Candra Kirana menceritakan perbuatan Galuh Ajeng pada Baginda Kertamarta.
Baginda minta maaf kepada Candra Kirana dan sebaliknya. Galuh Ajeng mendapat hukuman yang setimpal. Karena takut Galuh Ajeng melarikan diri kehutan, kemudian ia terperosok dan jatuh kedalam jurang. Akhirnya pernikahan Candra kirana dan Raden Inu Kertapatipun berlangsung. Mereka memboyong nenek dadapan yang baik hati itu keistana dan mereka hidup bahagia.


Diceritakan kembali oleh Cicykasih


Dengan artikel diatas, saya sebagai author minta maaf jika terjadi kesalahan penulisan, ejaan, danb sebagainya. Terima Kasih karena anda telah membaca artikel Cerita rakyat indonesia keong mas Terbaru ini.

Jumat, 23 Juli 2010

Koleksi peribahasa melayu dan contoh ayat Maksudnya Terbaru

Halo Sobat, Ketemu lagi di blog saya "http://fortive.blogspot.com/" kali ini kita akan membahas tentang Koleksi peribahasa melayu dan contoh ayat Maksudnya Terbaru yang sangat menarik untuk anda baca dan pelajari. semoga dengan artikel Koleksi peribahasa melayu dan contoh ayat Maksudnya Terbaru yang telah saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Langsung saja, bacalah artikel berikut :

http://www.formave.com/2013/05/
Koleksi.peribahasa.melayu.dan.contoh.ayat.
Maksudnya.Terbaru.html
Ada air adalah ikan.
Maksud : Di mana-mana sahaja kita tinggal, di situ ada rezeki.
Contoh ayat : "Walau ke mana-mana sahaja kita pergi, janganlah cepat kecewa kerana di mana ada air adalah ikan".

Air dicencang tidak akan putus 
Maksud : Perselisihan antara adik-beradik tidak akan kekal lama dan akhirnya akan berbaik semula.
Contoh ayat : "Ahmad yang tidak bertegur sapa dengan abangnya selama setahun, sekarang telah berbaik-baik semula kerana air dicencang tidak akan putus".

Seperti lembu dicucuk hidung
Maksud : Orang yang sentiasa menurut kemahuan orang lain
Contoh ayat : "Shafiqq selalu menurut apa sahaja kata kawan-kawannya yang nakal sehingga dia sendiri mengalami nasib yang sama. Bak kata pepatah, seperti lembu dicucuk hidung".

Kacang lupakan kulit
Maksud : Orang yang melupakan asalnya atau orang yang pernah menolongnya setelah mendapat kesenangan. 
Contoh Ayat : "Segala perbuatan dan kebaikan Amar kepada Najib seperti kacang lupakan kulit apabila Najib mendapat segala kesenangan hasil bantuan Amar".

seperti cendawan tumbuh selepas hujan
Maksud : Terlalu banyak pada sesuatu masa. 
Contoh Ayat: "Rezeki hasil jualan makanan dan minuman pada perhimpunan aman Bersih semalam terlalu banyak seperti cendawan tumbuh selepas hujan".

Sediakan payung sebelum hujan
Maksud : Berjaga-jaga dulu sebelum mendapat sesuatu bencana. 
Contoh ayat: "Cikgu selalu berpesan pada saya bahawa, sediakan payung sebelum hujan supaya saya sentiasa berjaga-jaga dengan perkara disekeliling saya sebelum saya ditimpa apa-apa kejadian yang tidak diingini".


Dengan artikel diatas, saya sebagai author minta maaf jika terjadi kesalahan penulisan, ejaan, danb sebagainya. Terima Kasih karena anda telah membaca artikel Koleksi peribahasa melayu dan contoh ayat Maksudnya Terbaru ini.

Kumpulan pantun nasehat bahasa sunda Terbaru Unik

Halo Sobat, Ketemu lagi di blog saya "http://fortive.blogspot.com/" kali ini kita akan membahas tentang Kumpulan pantun nasehat bahasa sunda Terbaru Unik yang sangat menarik untuk anda baca dan pelajari. semoga dengan artikel Kumpulan pantun nasehat bahasa sunda Terbaru Unik yang telah saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Langsung saja, bacalah artikel berikut :


Kumpulan pantun nasehat bahasa sunda Terbaru Unik - anda bisa membaca pantun ini secara lengkap dibawah ini :

ninyuh ubar ku cipati
diwadahan piring gelas
anu sabar éta pasti
ku Allah dipikawelas
papan kiara ditatahiraha jadi lomarimun bisa miara létahmokaha salamet diri

Dengan artikel diatas, saya sebagai author minta maaf jika terjadi kesalahan penulisan, ejaan, danb sebagainya. Terima Kasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan pantun nasehat bahasa sunda Terbaru Unik ini.

Cerita rakyat rawa pening dalam versi bahasa jawa paling Terbaru

Halo Sobat, Ketemu lagi di blog saya "http://fortive.blogspot.com/" kali ini kita akan membahas tentang Cerita rakyat rawa pening dalam versi bahasa jawa paling Terbaru yang sangat menarik untuk anda baca dan pelajari. semoga dengan artikel Cerita rakyat rawa pening dalam versi bahasa jawa paling Terbaru yang telah saya tulis ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Langsung saja, bacalah artikel berikut :

http://www.formave.com/2013/04/
Cerita.rakyat.rawa.pening.
dalam.versi.bahasa.jawa.paling.Terbaru.html
Cerita rakyat rawa pening dalam versi bahasa jawa paling Terbaru - anda bisa membaca cerita ini dibawah ini :

ASAL-USULIPUN RAWA PENING
Ngasem menika nami dhusun ingkang kalebet wewengkon Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Kacariyos ing Ngasem wonten padhepokan kondhang. Sedaya puthut lan endhang sebatan kangge murid jaler lan estri sami mongkog manahipun pikantuk tuladha saking guru ingkang asma Ki Hajar Salokantara. Ki Hajar kagungan budi wicaksana. Dene muridipun nama Ni Endhang Ariwulan ingkang elok lan ayu.
Satunggaling dinten Ni Endhang bingung pados peso ingkang biyasanipun kangge nyigar pinang ingkang badhe dipuncawisake kangge sesajen wayah dalu. Kanthi ati kapeksa, piyambakipun matur dhateng Ki Hajar supados kersa ngampili peso. Ki Hajar kaget, nanging amargi sampun mepet wekdalipun, peso wau dipunparingaken kanthi wanti-wanti supados ngatos-atos lan sampun ngantos peso kaselehaken ing pangkon.
Nanging Ni Endhang kesupen. Peso kaselehaken wonten pangkonipun. Sanalika peso ical. Ni Endhang ngadhep Ki Hajar rumaos lepat, nanging ingkang dipunlapuri boten duka.
Sawetawis dinten, Ngasem geger amargi Ni Endhang Ariwulan nggarbeni. Ki Hajar Salokantara banjur dhawuh Ni Endhang ngadhep. Ki Hajar badhe tapa brata ing Redi Telamaya lan maringi pirantiawujud gentha utawa klinthingan ingkang badhe migunani kangge jabang bayi.
Boten dangu jabang bayi lair awujud naga. Nanging polahipun kados jabang bayi sanes, saged nangis lan ngucap. Wingka katon kencana, jabang bayi wau tetep dipunopeni kanthi asih tresna ngantos dewasa. Warga ingkang sumerep naga menika boten telas-telas anggenipun ngawon-awon.
Naga ingkang sampun dewasa kalawau ing satunggaling dinten nyuwun priksa dhumateng Ni Endhang, sinten sejatosipun bapakipun, Ni Endhang maringi priksa menawi Ki Hajar menika bapakipun ingkang saweg tapa brata ing Redi Telamaya.
Naga lajeng mbekta klinthingan, nusul ing Telamaya. Ni Endhang saking katebihan ngetutaken. Naga wau medal lepen ingkang dawa, leren ing ngandhap selo, ingkang samenika dipunwastani selo sisik lan nerasaken lampah ngambah rawa, salajengipun liwat Kaligung, lerem malih ing satunggaling selo ingkang nama Sela Gombak.
Boten kesupen naga wau ngginakaken klinthinganipun.Ingkang sami sumerep lan mireng klinthinganipun naga ingkang ngangge sumping menika lajeng marabi Baru Klinthingan utawi Baru Klinthing.
Saking dinten, wulan lan taun sampun dipunlangkungi, Baru Klinthing dereng saged manggihaken panggenanipun Ki hajar Salokantara. Malah samenika kendha boten gadhah daya. Nanging saking katebihan mireng kidung lamat-lamat kados kidungipun Ni Endhang Ariwulan.
Saking ketebihan Ni Endhang ngetutaken Baru Klinthing ingkang sampun manggihaken papanipun Ki Hajar Salokantara, lajeng manggen ing Sepakung. Ni Endhang mapan ing celak sendhang. Sendhang menika lajeng kasebat Sendhang Ari Wulana.
Ing pertapaan Telamaya, Ki hajar kaget mriksani naga ingkang dumugi lajeng manthuk-manthuk ngormati ing sangajengipun. Ki hajar pirsa menawi naga kalawau sanes naga ingkang ala, nanging naga ingkang gadhah manah becik. Naga wau lajeng matur dhumateng Ki hajar Salokantara. Saya kaget Ki Hajar, amargi boten nginten menawi naga wau saged wicanten.
Naga lajeng nyuwun pirsa, menapa leres menika dhusun Telamaya, pertapanipun Ki Hajar Salokantara. Ki hajar ngleresaken. Baru Klinthing bingah, lajeng matur menawi Ki hajar menika tiyang sepuhipun ingkang sampun dangu dipunpadosi ing paran. Boten kesupen Baru Klinthing lajeng sujud. Ki Hajar dereng pitados saestu, mila lajeng maringi pitakenan dhumateng Baru Klinthing sinten ibunipunlan saking pundi papan dunungipun. Baru Klinthing caos wangsulan  menawi ibunipun asma Ni Endhang Ariwulan saking Ngasem. Ugi boten kesupen Baru Klinthing nedahaken klinthingan tilaranipun Ki hajar Salokantara.
Ki Hajar ngendika menawi klinthingan menika dereng cekap, amarga ing donya menika boten wonten ingkang gampil, nanging kedah wonten lelabetan lan kedah wonten panebusanipu. Supados saged dipunanggep putranipun Ki hajar, Baru Klinthing kedah nglampahi laku tarak brata. Laku tarak brata menika mlungkeri Redi Kendhil ngantos tepung galang.Tanpa dipunmangertosi Baru Klinthing, Ki hajar ngetutaken saking wingking.Baru klinthing lajeng mlungkeri Gunung Kendhil ingkang dipundhawuhaken Ki Hajar, nanging sirah lan buntutipun boten tempuk, kirang sakilan. Pungkasanipun Baru Klinthing nyambung ngangge ilatipun. Ki Hajar lajeng medal mlumpat mungkes ilat menika.
Baru Klinthing kelaran nanging lajeng lerem manahipun. Ki Hajar maringi priksa menawi kekiranganipun boten saged dipuntutupi ngangge ilat, amargi ilat menika pusaka ingkang ampuh boten wonten tandhingipun. Ilat, jembare mung sawelat, nanging darbe khasiyat. Yen pinuju nuju prana, bisa amemikat, yen tan pener, bisa gawe getering jagad, “pratelane Ki hajar.
Baru Klinthing lajeng nerasaken tarak brata lan ilatipun kedamel pusaka ingkang awujud tombak Kyai Baru Klinthing
Dinten, wulan, lan taun sampun kawuri, badanipun Baru Klinthing ingkang mlukeri redi sampun boten ketingal. Ingkang ketingal namung suket lan wit-witan ingkang ageng ing wana. Ki Hajar lajeng manggihi Ni Endhang, maringi priksa supados Ni Endhang mapakaken putranipun Baru Klinthing ing Dhusun Pathok menika kanthi laku ngrame.Pathok dhusun ingkang gemah ripah loh jinawi, nanging warganipun boten gadhah raos syukur.
Wekdal menika warga Pathok nembe ngawontenaken pista panen raya. Salah satunggalipun warga ingkang badhe mecah woh pinang kangge campuran susur, anggenipun mecah dipuntataki wit ingkang sepuh lan cemeng sanget. Jebul kajeng wau badanipun naga ingkang nama Baru Klinthing.
Naga lajeng dipunkethok-kethok kangge pista. Boten kanyana-nyana sukma Baru Klinthing ngetutaken warga ingkang mantuk sarana njilma dados pemudha bagus, gagah nanging reged. Namanipun Jaka bandung. Nalika pista pemudha wau nyuwun pangan nanging dipunsingkang-singkang. Pungkasanipun pemudha wau malah dipunsukani piwulang dening mbok randha ingkang asma Ni Endhang Ariwulana. Sasampunipun nedha lan criyos, jaka kalawau nilar pesen menawi mangke wonten swanten gumuruh simbok kedah mlebet lesung mbekta enthong lan sangu saprelunipun
Jaka Bandung lajeng wangsul malih ing salebeting pistanipun para warga lan nyobi nyuwun tedhan malih.Nanging malah dipuntampik lan dipunisin-isin. Mila jaka nantang sinten ingkang saged njabut sada wau badhe dipunsembah ping pitu. Nanging boten wonten setunggal-setunggala ingkang saged.
Jaka bandung ingkang lajeng njabut sada wau. Sakala toya nyembur saking siti sakathah-kathahipun, njalari banjir bandhang ngelebaken dhusun saisinipun.
Siti ingkang katut amargi sada dipunjabut dipununcalaken mengaler lan malih rupi dados redi alit ingkang aran Gunung Kendhalisada. Semanten ugi dhusun ingkang keleb amargi lumebering toya tilas sada, lajeng dados tlaga ingkang bening toyanipun, ingkang katelah Rawa bening ingkan samenika kasebat Rawa Pening.


credit : basajawa41
Dengan artikel diatas, saya sebagai author minta maaf jika terjadi kesalahan penulisan, ejaan, danb sebagainya. Terima Kasih karena anda telah membaca artikel Cerita rakyat rawa pening dalam versi bahasa jawa paling Terbaru ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...